KOTAMOBAGU – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Kotamobagu terus memperkuat komitmennya dalam menggerakkan roda perekonomian berbasis kemasyarakatan dan ekonomi kreatif.
Ketua Dekranasda Kota Kotamobagu, Ny. Rindah Gaib Mokoginta, melakukan peninjauan menyeluruh terhadap ketersediaan fasilitas dan sarana alat pelatihan di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Kotamobagu, Selasa (18/08/2026).
Kunjungan lapangan tersebut dilaksanakan sesaat setelah Ny. Rindah secara resmi membuka agenda Pelatihan Kerajinan Eceng Gondok. Kegiatan pelatihan ini merupakan program kolaborasi strategis antara Disperinaker dan Dekranasda Kota Kotamobagu yang dirancang untuk mentransformasi gulma perairan menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi tinggi.
Usai membuka acara, Ketua Dekranasda menyisir sejumlah ruang workshop Disperinaker guna menginventarisasi dan memastikan kelaikan operasional berbagai peralatan produksi. Peninjauan mencakup pengecekan unit mesin jahit, sarana pendukung produksi UMKM, hingga deretan mesin pengemasan modern (packaging).
Di sela-sela peninjauan, Ny. Rindah menekankan pentingnya uji kelayakan hasil (sample control) sebelum fasilitas tersebut didistribusikan atau dimanfaatkan dalam program pelatihan berskala lebih luas.
”Untuk fasilitas mesin jahit, serta alat kemasan yang ada di dalam, saya ingin meninjau langsung seperti apa kualitas dan standar hasil produksinya. Setelah kelayakannya dipastikan, mesin jahit ini akan kita integrasikan ke dalam program pelatihan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta mengadopsi keberhasilan skema pelatihan olahan eceng gondok yang saat ini sedang berjalan,” ujar Ny. Rindah.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemanfaatan aset dan alat kerja milik pemerintah daerah ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan strategi untuk memetakan serta memfasilitasi potensi sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa dan kelurahan.
”Seluruh peralatan yang ada saat ini kondisinya masih sangat baik dan siap dioperasikan. Lewat pelatihan terpadu ini, kita bisa menyaring dan melihat secara presisi siapa saja warga yang memiliki bakat serta potensi keterampilan. Langkah ini sangat krusial agar kita bisa lebih menggali, mendampingi, dan memperkuat fondasi ekonomi kreatif di Kota Kotamobagu secara berkelanjutan,” tambahnya.
Pendampingan lintas sektor terlihat kuat dalam peninjauan ini. Turut hadir mendampingi Ketua Dekranasda antara lain Wakil Ketua Dekranasda Kotamobagu Ny. Resty Mangkat Ava Somba, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kotamobagu Noval Manoppo, Kepala Disperinaker Sofyan Buolu, serta jajaran pejabat struktural dan staf teknis Disperinaker Kota Kotamobagu.
Melalui sinergi antara Dekranasda, Disperinaker, dan gerakan PKK ini, Pemerintah Kota Kotamobagu berharap mampu menciptakan wirausaha baru yang mandiri, meningkatkan daya saing produk lokal melalui kemasan yang menarik, serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di wilayah Kotamobagu. (*)
















