Kapolsek Lolayan dan Keluarga Jelaskan Kronologi Kematian Kakak Beradik di Tambang Tanoyan

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Lolayan AKP Johan Atang

Kapolsek Lolayan AKP Johan Atang

BOLMONG – Aroma duka menyelimuti Desa Bintauna setelah sebuah tragedi maut pecah di lokasi pertambangan Desa Tanoyan, Kecamatan Lolayan. Dua bersaudara, Roma dan Romi, meregang nyawa di dalam gelapnya lubang tambang sedalam puluhan meter yang diduga kuat telah tercemar gas beracun. Insiden Naas tersebut, terjadi pada senin 20/04/2026.

Kepolisian Sektor (Polsek) Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, (Bolmong) kini mulai memberikan atensi penuh terhadap peristiwa yang merenggut nyawa kakak beradik tersebut. Kapolsek Lolayan AKP Johan Atang menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah hukum di tempat kejadian perkara.

“Saat mendapat informasi, kami langsung bergerak menuju tempat kejadian, ke dua mayat telah di evakuasi, kami pun langsung memasang tanda larangan di tempat kejadian,” kata Kapolsek Lolayan AKP Johan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 21 April 2026.

Tragedi ini bermula dari sebuah upaya penyelamatan yang emosional. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pihak kepolisian menduga kematian dua penambang tersebut dipicu oleh paparan udara beracun.

“Berdasarkan informasi saksi, diduga penyebab kematian kedua korban disebabkan menghirup udara yang mengandung zat asam,” ucap Johan dengan nada serius.

Johan kemudian membeberkan kronologi kejadian berdasarkan keterangan para saksi di lokasi. Peristiwa bermula ketika sang adik, Roma, memasuki sebuah lubang tua yang sudah lama ditinggalkan. Lubang maut itu terletak tak jauh dari area kerja mereka yang baru.

“Menurut keterangan yang kami terima, Roma masuk di salah satu lubang yang sudah tidak di gunakan, tak jauh dari tempat mereka akan bekerja. Selang beberapa saat, Romi sang kakak mendengar teriakan Roma yang meminta tolong dari kedalam lubang, spontan Romi pun langsung turun kedalam lubang dengan maksud menolong sang adik,” urai Johan.

Baca Juga :  Pemkot Kotamobagu Gelar Upacara Peringati HUT Provinsi Sulut ke 62 Tahun

Nahas bagi Romi, niat mulia menyelamatkan adiknya justru berujung petaka serupa. Saat menyusul ke dasar lubang, ia pun merasakan sesak yang hebat akibat zat asam yang memenuhi rongga lubang tersebut. Beruntung, pekerja lain yang masih kerabat korban menyadari bahaya yang mengintai sebelum jatuh ke lubang yang sama.

“Menyadari lubang tersebut mengandung zat asam, teman korban langsung menghubungi warga sekitar untuk menolong kedua kakak beradik yang terjebak di dalam lubang,” tambah Johan.

Hal yang sama disampaikan Sutanto Mokodongan, salah satu perwakilan keluarga korban saat di temui di rumah duka, Desa Bintau, selain menjelaskan hal yang sama seperti yang di katakan Kapolsek Lolayan, perwakilan keluarga ini mengakui jika kejadian naas tersebut, sudah diterima dengan hati yang ikhlas dari keluarga.

“Kami menerima musibah ini dengan ikhlas, pemilik lahan serta pemerintah desa di Tanoyan Selatan juga sudah datang berkunjung, kami sudah bersepakat berdamai, dan tidak ada yang keberatan,” ujar perwakilan Keluarga korban.

Sayangnya hingga berita ini diturunkan, pemilik lahan pertambangan yang merengut dua nyawa kakak beradik tersebut belum berhasil di temui. Media ini akan mengupayakan meminta konfirmasi ke pihak tersebut untuk memastikan pertanggungjawaban atas insiden yang menelan korban jiwa. (*)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel faktasulut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Kotamobagu Gelar Upacara Peringati HUT Provinsi Sulut ke 62 Tahun
Pemkot Kotamobagu Hadiri Wisuda STIMIK Multikom dan IAIK
Gubernur Sulut Hadiri Sidang senat terbuka STIMIK Multicom dan IAIK.
Aktivis BMR Parindo Potabuga Desak Polisi Segera Proses Kasus Penikaman Pembawa Acara Sulut Idol
Begini Kronologi Kebakaran yang Hanguskan Rumah Milik Oskar dan Richi Haji Ali
Polres Boltim Kembali Limpahkan Terduga Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan Negeri Kotamobagu
Wali Kota Kotamobagu dr Weny Gaib, Kunjungi Korban Drag Race di Rumah Sakit Kandou
Dua Unit Damkar Kotamobagu Kembali Bantu Padamkan Kebakaran di Pasar Inobonto Bolmong

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 17:41 WITA

Pemkot Kotamobagu Gelar Upacara Peringati HUT Provinsi Sulut ke 62 Tahun

Jumat, 4 September 2026 - 15:51 WITA

Pemkot Kotamobagu Hadiri Wisuda STIMIK Multikom dan IAIK

Jumat, 4 September 2026 - 15:13 WITA

Gubernur Sulut Hadiri Sidang senat terbuka STIMIK Multicom dan IAIK.

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:34 WITA

Aktivis BMR Parindo Potabuga Desak Polisi Segera Proses Kasus Penikaman Pembawa Acara Sulut Idol

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:18 WITA

Begini Kronologi Kebakaran yang Hanguskan Rumah Milik Oskar dan Richi Haji Ali

Berita Terbaru