FaktaSulut.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) terus menunjukkan keseriusannya dalam mendorong peningkatan kualitas aparatur sipil negara (ASN).
Bupati Mitra, Ronald Kandoli, hadir langsung dalam Seminar Nasional Manajemen Talenta ASN yang digelar di Swiss-Belhotel Maleosan Manado, Jumat (18/7/2025), untuk menandatangani komitmen nasional pembangunan manajemen talenta ASN.
Kegiatan yang diinisiasi Kantor Regional XI Badan Kepegawaian Negara (BKN) Manado ini turut dihadiri para kepala daerah dari wilayah Sulawesi, Maluku, dan Gorontalo.
Sejumlah tokoh nasional juga hadir, seperti Kepala BKN RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, serta Wakil Gubernur Gorontalo.
Dalam kesempatan itu, Bupati Ronald Kandoli juga menegaskan bahwa pembangunan manajemen talenta ASN menjadi langkah strategis untuk menghadirkan birokrasi yang berkinerja tinggi, tangguh, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami berkomitmen membangun sistem manajemen talenta ASN yang berbasis pada potensi dan kinerja. Ini adalah bagian dari reformasi birokrasi menuju pemerintahan yang profesional dan adaptif,” ujar Ronald usai penandatanganan komitmen.
Ronald Kandoli menilai, tantangan pelayanan publik ke depan tidak bisa dijawab dengan pendekatan birokrasi lama.
Dibutuhkan ASN yang tidak hanya disiplin secara administratif, tetapi juga mampu berpikir inovatif, kolaboratif, dan memiliki integritas tinggi.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dalam sambutannya menekankan pentingnya sistem manajemen talenta ASN untuk memperkuat kapasitas birokrasi daerah.
Menurut dia, ASN yang dikelola dengan tepat akan menjadi pilar utama pembangunan daerah.
“Pemerintah harus memastikan setiap ASN memiliki ruang untuk tumbuh dan berkembang. Itulah peran penting manajemen talenta,” ungkap Gubernur Yulius.
Penandatanganan komitmen ini menjadi momentum kolaborasi lintas daerah dalam memperkuat reformasi birokrasi di tingkat lokal.
Bupati Ronald berharap, melalui program ini, Minahasa Tenggara mampu mencetak ASN yang unggul, berdedikasi, dan siap menghadapi dinamika pembangunan nasional maupun global.
“Kami ingin Minahasa Tenggara bukan hanya dikenal karena pembangunan fisiknya, tapi juga karena kualitas manusianya,” kata Ronald.
Lebih dari sekadar formalitas, kehadiran Bupati Ronald Kandoli di forum nasional ini menandakan tekad kuat Pemkab Mitra untuk menata ulang sistem kepegawaian secara menyeluruh.
Ia menyebut, pembangunan birokrasi harus dimulai dari investasi jangka panjang terhadap sumber daya manusianya.
Dengan semangat reformasi dan tata kelola yang berintegritas, Kabupaten Minahasa Tenggara meneguhkan posisinya sebagai daerah yang siap menyongsong masa depan birokrasi yang cerdas dan melayani. ***
















