FaktaSulut.com – Polresta Manado memastikan bahwa tidak ditemukan praktik penjualan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite yang dicampur air di wilayahnya.
Kepastian ini diperoleh setelah dilakukan pengecekan langsung oleh tim kepolisian di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
“Kami telah melakukan pemeriksaan secara langsung di beberapa SPBU, dan hingga saat ini belum ditemukan adanya Pertalite yang bercampur air,” ujar Kepala Polresta Manado, Kombes Pol Julianto P Sirait SIK, melalui Kasi Humas Iptu Agus Haryono, Jumat (4/4/2025).
Menurut Iptu Agus, pengecekan dilakukan di SPBU yang tersebar di sejumlah titik, antara lain Dendengan Dalam, Kairagi Weru, Paal Dua, Winangun, Sindulang, Wanea, Teling, dan Tuminting. Dalam pemeriksaan tersebut, tim kepolisian melakukan pengambilan sampel bahan bakar secara langsung dari dispenser yang digunakan untuk melayani konsumen.
Pemeriksaan tidak hanya menyasar kualitas BBM, tetapi juga mengecek keakuratan takaran pada nosel pengisian. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa takaran dan kualitas BBM yang dijual masih dalam standar yang seharusnya.
“Pemeriksaan ini disaksikan langsung oleh petugas SPBU dan masyarakat sekitar, agar prosesnya transparan dan bisa dipercaya oleh publik,” tambah Iptu Agus.
Ia juga menegaskan bahwa pemeriksaan ini bukanlah kegiatan sekali waktu, melainkan akan dilakukan secara berkala di semua SPBU yang berada di wilayah hukum Polresta Manado.
Upaya ini dilakukan sebagai bentuk respons atas sejumlah informasi yang sempat beredar di masyarakat mengenai dugaan BBM oplosan yang mencemaskan konsumen.
Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang beredar tanpa verifikasi.
“Kami minta masyarakat tetap tenang dan bijak dalam menerima informasi. Jika ada dugaan pelanggaran, silakan laporkan kepada kami,” katanya.
Lebih lanjut, masyarakat juga didorong untuk aktif melaporkan apabila menemukan adanya SPBU yang menjual BBM di luar standar, baik dari segi kualitas maupun kuantitas.
Polisi menjanjikan akan menindaklanjuti setiap laporan secara langsung di lapangan.
“Setiap informasi dari masyarakat akan kami respons dengan turun langsung untuk memastikan kebenarannya,” tegasnya.
Langkah ini diharapkan dapat menjaga kepercayaan publik terhadap pelayanan SPBU, serta memastikan distribusi BBM yang berkualitas dan sesuai takaran kepada masyarakat Manado. ***















