FaktaSulut.com – Musyawarah Daerah (Musda) Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Sulawesi Utara menghasilkan keputusan penting.
Ferdinand Novi Mewengkang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWRI Sulut untuk periode 2026–2030 dalam sidang yang berlangsung penuh kekeluargaan dan lancar.
Acara Musda ini dihadiri perwakilan PWRI dari 15 kabupaten/kota se-Sulut yang turut memberikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Mewengkang.
Proses pemilihan berlangsung transparan dan kondusif, menandai komitmen organisasi dalam menjaga semangat persatuan dan profesionalisme di tubuh PWRI.
Ketua Panitia Musda, Robby Mamuaja, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Ia juga menegaskan bahwa laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya menjadi dasar penting bagi pengurus baru untuk melanjutkan program kerja.
“Program kerja yang sudah dijalankan akan menjadi acuan kami untuk melangkah lebih baik ke depan,” ujar Mamuaja.
Sementara itu, Ferdinand Novi Mewengkang mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh perwakilan PWRI di Sulawesi Utara.
Ia mengaku tak menyangka akan mendapat dukungan bulat dari semua daerah.
“Saya mengucap syukur kepada Tuhan karena seluruh perwakilan dari 15 kabupaten/kota sepenuhnya memberikan kepercayaan kepada saya,” ucapnya penuh haru.
Sebagai Koordinator Staf Khusus Gubernur Sulut, Mewengkang menegaskan komitmennya untuk menjadikan PWRI sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Ia menilai, kolaborasi erat antara PWRI dan Pemerintah Provinsi akan memperkuat sinergi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kita harus bekerja keras mendukung kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus yang terus mendorong kemajuan dan kesejahteraan Sulawesi Utara,” tegasnya.
Novi, sapaan akrabnya, juga menegaskan bahwa dirinya akan berfokus pada penguatan internal organisasi.
Ia berkomitmen merangkul seluruh pengurus kabupaten/kota agar PWRI semakin solid dan berperan aktif dalam pembangunan daerah.
“Kita akan membangun sinergi kuat dengan seluruh pengurus di kabupaten/kota untuk memastikan roda organisasi berjalan efektif dan berkelanjutan,” katanya.
Mewengkang menambahkan, PWRI memiliki potensi besar karena beranggotakan para purna ASN yang berpengalaman dan memahami dinamika birokrasi.
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi modal berharga untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah.
“PWRI adalah wadah yang kuat karena dihuni para tokoh yang punya dedikasi dan pengalaman panjang. Kita ingin potensi itu dimanfaatkan bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sulut,” pungkasnya.
Dengan terpilihnya Ferdinand Novi Mewengkang, diharapkan PWRI Sulut semakin berperan aktif dalam mendukung visi pemerintah provinsi menuju Sulawesi Utara yang maju, berdaya saing, dan sejahtera. ***
















