FaktaSulut, KOTAMOBAGU – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotamobagu, Jusran Deby Mokolanot, mendorong pemerintah Kotamobagu, melakukan Evaluasi terhadap capaian PAD tahun 2025, untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2026.
Hal ini disampaikannya, mengingat kondisi efisiensi anggaran tahun 2026 yang cukup besar, dan terus membayang-bayangi Pemerintah Daerah.
“Hemat kami pemkot harus melakukan evaluasi PAD Tahun 2025, dan siapkan skema atau perencanaan untuk memaksimalkan PAD pada Tahun 2026,” Kata JDM, Wakil Ketua DPRD Kotamobagu, kepada Media ini pada 06/02/2026.
Menurut JDM, melihat kondisi ekonomi masyarakat saat ini yang masih belum stabil, sehingga pemerintah tidak perlu menaikan retribusi, hingga pajak. Akan tetapi mencari solusi, dengan memanfaatkan Pendapatan Asli Daerah.
“Kami berpendapat bahwa kondisi ekonomi warga hari ini tidak menentu, Pemkot mestinya mencari strategi atau skema serta perencanaan yang lebih kreatif, untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah,” Ujar JDM yang juga Ketua DPC PKB Kotamobagu.
JDM Menjelaskan, kondisi keuangan Daerah memang saat ini sedang tidak baik-baik saja, akibat Efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat, sehingga Pemerintah Kotamobagu, perlu meningkatkan serta memaksimalkan PAD.
“Kami mendorong pemkot agar intensifikasi atau ekstensifikasi pendapatan Daerah, dengan mendapatkan pola, sistem serta metode yang tepat bagi kebutuhan daerah, ini penting mengingat tahun efisiensi, sehingga Daerah akan mampu memenuhi kebutuhan rasional pembangunan,”Tutup Anggota Fraksi PKB Kotamobagu itu. (*)















