FaktaSulut, Kotamobagu – Di balik padatnya berbagai jenis kendaraan, hingga membuat kemacetan di berbagai titik, serta kepiawaian Sosok Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto SIK MH, ada sosok yang belakangan ini sering menjadi bahan perbincangan hangat, Ia bukan sekadar pejabat yang duduk di balik meja, melainkan pria yang lebih sering terlihat di jalanan, memastikan setiap kendaraan berjalan dengan aman.
Ia adalah IPTU Luster Simanjuntak SH, Kepala Satuan Lalulintas Polres Kotamobagu, Setelah di percayakan menakhodai Satuan ini, perubahan signifikan mulai terjadi di Pusat ibu kota Bolaang Mongondow Raya (BMR)
Mulai dari kebisingan Knalpot Brong, yang awalnya selalu menghantui malam di pusat keramaian, berangsur hilang di pusat keramaian Kotamobagu, tak hanya itu, tingkat kecelakaan yang terus meningkat, kembali berangsur menurun, itu semua tentu tidak lepas dari tangan dingin Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto SIK HM, dan tentu IPTU Luster Simanjuntak SH.
berdasarkan data yang di himpun media ini dari Satlantas Polres Kotamobagu, Sejak tahun 2025, tercatat 263 peristiwa kecelakaan lalu lintas, baik kecelakaan tunggal maupun ganda. Angka ini jauh menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 317 kejadian. Dari total kecelakaan tersebut, terdapat 25 orang meninggal dunia, 13 orang luka berat, dan 387 orang luka ringan, dengan estimasi kerugian material mencapai Rp508.700.200.
Penurunan angka kecelakaan tidak terlepas dari peningkatan patroli, penegakan hukum, dan penguatan edukasi, sosialisasi serta kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengapresiasi masyarakat yang semakin patuh terhadap aturan lalu lintas,” ujar Kasatlantas Kotamobagu, saat di wawancarai sejumlah Wartawan, Rabu (21/1/2026).
Dijelaskannya, sepenjang tahun 2025, kebanyakan pelanggar lalu lintas didominasi tidak mematuhi aturan seperti tidak menggunakan helm atau sabuk pengaman, melawan arah, miras, menerobos lampu merah, menggunakan knalpot brong, hingga menggunakan telepon genggam saat berkendara yang saat ini masih sering ditemukan di lapangan.
“Setiap kecelakaan pasti diawali oleh pelanggaran. Tidak ada kecelakaan yang terjadi begitu saja tanpa sebab.” katanya.
Tidak hanya itu Kasat Lantas juga menegaskan, akan menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait knalpot brong.
“Satlantas Polres Kotamobagu berkomitmen tahun ini Kotamobagu Zero Knalpot Brong. Penertiban dilakukan melalui razia rutin maupun stasioner,” tegasnya.
Selain penegakan hukum, Kasat Lantas menambahkan terus menggencarkan edukasi keselamatan berlalu lintas melalui sosialisasi di sekolah-sekolah, pemasangan pamflet dan baliho, serta mengajak orang tua lebih berperan dalam mengawasi anak-anaknya saat berkendara.
“Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat demi menekan angka kecelakaan di Kotamobagu,” pungkas IPTU Simanjuntak. (*)
















