by

Sejumlah Masyarakat Tumpaan Baru Tegas Menolak PLT Hukum Tua PJ

Buntut dilantiknya oknum Plt Hukum Tua Desa Tumpaan Baru Jessy Pangkey Pada Jumat 11/11/2022 oleh Camat Tumpaan Terry Lolowang melalui SK Bupati, menimbulkan penolakan keras dari masyarakat.

Kelompok masyarakat Tumpaan baru bersatu datangi kantor bupati untuk meminta agar Plt Hukum Tua Jessy Pangkey di nonaktifkan dari Desa Tumpaan Baru.

Alasan dari permintaan tersebut adalah Plt Kumtua Jessy Pangkey berstatus ASN Propinsi, orang tua dari plt tersebut baru saja menyelesaikan jabatan hukum tua definitif yang dinilai warga tidak transparan dalam penggunaan dana desa serta adanya dugaan perkaya diri sendiri, arogansi dalam kepemimpinan serta mengintimidasi masyarakat.

Alasan tersebut dinalai masyarakat Akan terjadi lagi pada kepemimpinan Plt Jessy Pangkey karena diketahui Plt tersebut adalah anak kandung dari mantan Kumtua yang baru mengakhiri masa jabatannya.

Jabatan Plt yang didapat oleh Jessy Pangkey diduga dilakukan dengan cara yang tidak wajar.

Menurut salah satu warga Tumpaan baru bahwa Orang tua (mantan Kumtua) serta Jessy Pangkey secara paksa meminta agar dirinya dijadikan Plt di desa Tumpaan baru, sehingga menimbulkan tanda tanya.

Pada penyampaian aspirasi masyarakat Tumpaan baru Donald Mamoto sebagai kordinator Demo menyampaikan agar Bupati segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat Tumpaan baru.

“Kami minta agar Bupati FDW menindaklanjuti permintaan masyarakat, dan kalau memang Jessy Pangkey tetap memaksakan diri untuk jadi pejabat bukan berarti harus di tumpaan baru, Masi ada beberapa desa lagi yang belum memiliki Pl. Kami siap siapa saja yang jadi plt di desa kami asalkan bukan anak mantan Kuntua Berty Pangkey.”

Hal tersebut di iakan oleh urusan mewakili masyarakat Wiwin Junaidy dan Bahrun Rajab

Penyampaian aspirasi tersebut dibterima oleh Sekretaris daerah Gledy Kawatu, Kaban BKD Sonny Makaenas, Kaban Kesbang Pol, Plt. Kasat Pol PP.

Mamoto menambahkan, bahwa apabila aspirasi ini tidak dibtindak lanjuti maka akan membawa masa yang lebih banyak lagi serta akan memblokade jalan masuk ke Pasar berdikari serta akan menyegel kantor Kumtua desa Tumpaan baru.

( Ren )

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed