PLN, Telkomsel dan Indosat Bersedia Tower Direlokasi Karena Mempengaruhi Bandara

0
68

BOLMONG FAKTASULUT.COM,. Rapat koordinasi  finalisasi relokasi Tower Telkomsel, Indosat dan Menara PLN di Gunung Ompu desa Lalow kecamatan Lolak menemui kata sepakat dalam Rakor yang digelar ruangan rapat Bappeda Bolmong, Senin 22 Februari 2021.

Menurut Sekretaris Dinas Perhubungan Pemkab Bolmong, Zulfadhli Binol, rapat pada saat ini tahap pertemuan ketiga kalinya, dan kali ini tinggal finalisasi untuk relokasi Tower Telkomsel, Indosat dan Menara PLN.


Tiga hal yang akan dibicarakan yaitu relokasi menara PLN, tower Telkomsel dan Indosat serta pemindahan petani yang bercocok tanam dikawasan Bandara Bolmong,” kata Zulfadhli.

Zulfadhli memberikan apresiasi kepada PLN, Telkomsel dan Indosat sebab bersedia untuk merelokasi menara PLN dan tower.

Tadi sudah ada kata sepakat, mereka masih analisis selama sebulan untuk memindahkan tower,” ujar Binol.

Lanjutnya, pihak Telkom dan Indosat masih meminta lahan HGU untuk Pemkab Bolmong, diluar kawasan bandara.

“Kami sudah kasih tawaran lahan HGU yang disediakan diantaranya HGU desa Langagon, Dulangon dan Labuan Uki,” ungkap Binol.

Manajer bagian perencanaan PLN Kotamobagu Tedy Rikusnandar mengatakan, untuk rencana pemindahan menara PLN yang ada di gunung Ompu, sudah dilakukan survey.

“Kami minta Pemkab Bolmong untuk menyurat ke PLN terkait pemindahan menara. Pada intinya kami PLN sangat mendukung pembangunan bandara Bolmong,” katanya.

Seharusnya, telah dianggarkan tahun lalu, namun karena Covid-19, dana tersebut direfocusing.

“Berikan kesempatan kepada kami selama tiga bulan kedepan untuk memindahkan menara,” pintah Tedy.

Hal yang sama juga dikatakan dari PT Indosat Kotamobagu Muhammad Rizki Pratama, telah melakukan survey di wilayah kelurahan Inobonto, untuk memindahkan tower.

“Kami butuh waktu untuk memindahkan tower, sebab tidak semuda itu dipindahkan. Harus dibangun dulu lalu dipindahkan, agar tidak mempengaruhi jaringan. Sebab pemindahan tower di Gunung Ompu sangat kompleks,

tower itu membawahi Gorontalo, Bolmong dan Manado,” terangnya.

Telkomsel Kotamobagu Nurbani Yusuf mengatakan, butuh waktu satu bulan untuk menganalisis titik lokasi yang akan didirikan tower dan perangkatnya.

“Satu bulan tersebut hanya waktu analisis bukan pemindahan tower, usai analisis dan lahannya sudah ada lalu dipindahkan,” tutur dia.

Sedangkan terkait, pemindahan warga yang bercocok tanam di kawasan bandara Bolmong. Pemerintah desa bersedia untuk mengeluarkan petani yang garap lahan.

Asalkan, kata Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Lalow, Yus Polii mewakili Sangadi jika sudah dimulai lanjutan pembangunan run way bandara dan terminalnya. Maka jauh sebelumnya untuk diberikan pemberitahuan kepetani, atau kepada Pemdes.

“Kami harap masih satu bulan begitu pemkab Bolmong beritahukan ke kami bila sudah mulai pekerjaan bandara,” imbuhnya.

Pada, intinya warga yang garap lahan dikawasan Bandara mendukung pembangunan bandara Bolmong.

“Hanya komunikasi saja yang perlu dibangun oleh Pemkab Bolmong. Warga Lalow mendukung 100 persen bangun bandara,” tutur Sekdes.

Sementara itu, asisten 2 Pemkab Bolmong Drs Zainuddin Paputungan meminta kepada PLN, Indosat dan Telkomsel untuk secepatnya memindahkan menara yang ada di gunung Ompu Lalow.

“Kami beri kesempatan waktu satu bulan, karena pertemuan ini bukan pertama kali sebab ini sudah tahap ketiga pertemuan. Dan pada sebenarnya hari ini tinggal finalisasi,” tegasnya.(val)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here