James Kojongian Tanggapi Santai Dituduh KONI Minsel Punya Hutang Ratusan Juta

0
230

FAKTASULUT.COM, AMURANG-Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dituding mempunyai hutang sebesar Rp 125.000.000,- kepada pihak tertentu.

Hutang ini terjadi pada tahun 2017 saat pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulut di Tondano, Kabupaten Minahasa. Saat itu Pengurus KONI Minsel menyelengarakan pengadaan seragam bagi atlit-atlitnya yang diutus ke porprov sehingga dikabarkan punya hutang.

Ketua KONI Minsel James Arthur Kojongian yang dikonfirmasi, Rabu (13/5/2020) menanggapi secara santai karena memang pihaknya tak punya hutang satu sen pun.

“Kenapa baru dipermasalahkan tahun 2020. Padahal itu dari tahun 2017,” tanya JAK sapaan Wakil Ketua DPRD Sulut.

Dia menuduh isu itu coba dimunculkan pihak tertentu berkaitan dengan tahun politik. JAK sudah melapor ke polisi tuduhan bohong yang dialamatkan kepada KONI Minsel.

“Supaya ada efek jerah bagi mereka yang suka sebar hoaks,” tambah dia.

Politisi muda Partai Golkar ini mengatakan pengadaan seragam dan alat-alat olahraga KONI Minsel untuk atlit-atlitnya dibeli/diadakan tak sembarangan dan memperhatian kualitas. “Jadi kalau dibilang ada hutang di pihak lain itu tak mungkin,” kata dia.

Dia mengajak masyarakat Minsel untuk terus mendukung KONI Minsel. Baru di pengurusan periodenya, KONI Minsel berhasil menyelenggarakan Pekan Oahraga Kabupaten (Porkab) Minsel ke-I.

Prestasi lainnya sebut dia dalam dua kali pelaksanaan porprov di Tondano dan Kota Bitung, Minsel berhasil masuk lima besar. “Saya ajak kita bersatu majukan olahraga Minsel bukan saling menyalahkannya,” pungkas dia.

Bendahara KONI Minsel Adi Tumbuan juga membantah jika mereka punya hutang. “Tidak ada hutang,” katanya singkat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here