Terkait Covid-19, Warga Tak Taat Aturan Bakal Dikeluarkan Dari Bitung

0
45

Bitung, FaktaSulut.com, -Menyikapi perkembangan penyebaran Virus Corona (Covid-19) di tanah air yang semakin memiriskan, Pemerintah Kota Bitung kembali menyatakan sikap tegas dalam langkah-langkah antisipatif mencegah virus mematikan ini. Demi keselamatan semua warga, Walikota Bitung menyatakan akan menindak tegas warga yang tidak mentaati himbauan pemerintah terkait Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Ketegasan Pemerintah Kota Bitung ini tertuang dalam Maklumat Walikota Bitung nomor 007/138/WK tertanggal  9 April 2020, yang berisikan 10 hal yang tidak saja harus menjadi perhatian masyarakat, tetapi juga jajaran pemerintah dan instansi yang berwenang.

Dari 10 point ini, ketidaktaatan terhadap 3 point  pertama dalam maklumat ini akan menyebabkan Pemerintah dan Petugas Keamanan akan mengambil langkah tegas untuk mengeluarkan warga “kumabal” (tidak taat)  dari wilayah administrasi Kota Bitung.

Adapun 10 poin Maklumat Walikota Bitung antara lain :

1.   Masyarakat yang baru tiba dari luar negeri dan atau luar daerah yang menggunakan alat transportasi udara, laut dan darat wajib melapor kepada pemerintah setempat untuk mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan mengisolasikan diri selama 14 hari serta tidak diperkenankan melakukan aktivitas di luar rumah.

2.   Khusus tamu dari luar Kota Bitung yang akan menghadiri acara tertentu wajib menunjukkan Sakit/Puskesmas.

3.   Lurah setempat wajib mengawasi para Pelaku Perjalanan (PP) dengan ketentuan sebagai berikut:

a.   Di setiap depan pintu rumah diberi label tentang PP dengan masa awal dan akhir isolasi mandiri

b. Lurah bersama Perangkat Kelurahan, Petugas Keamanan dan Tenaga Kesehatan melakukan pengawasan/pemantauan terhadap PP sampai akhir masa isolasi mandiri.

4.   Pemerintah dan Petugas Keamanan wajib mengambil tindakan tegas terhadap masyarakat yang melanggar point 1, point 2, point 3 dengan melakukan tindakan mengeluarkan yang bersangkutan dari wilayah administrasi Kota Bitung serta sesuai dengan peraturan perundang- undangan yang berlaku.

5.   Masyarakat tetap tinggal dalam rumah, dan apabila ada keperluan yang mendesak dan harus beraktivitas di luar rumah wajib menggunakan masker, selalu menjaga jarak (physical distancing) dengan orang lain minimal 2 (dua) Meter di manapun berada serta sering mencuci tangan dan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri di tempat tinggal masing- masing.

6.   Bagi warga di luar kota Bitung yang bekerja di Kota Bitung wajib menunjukkan Surat Keterangan dari Instansi tempat bekerja dan apabila masuk Kota Bitung harus dilengkapi dengan surat keterangan sehat

Salah Satu Pos Kesehatan /Pemeriksaan suhu Tubuh warga yang mau masuk Kota Bitung

7. Tidak mengadakan pertemuan dan kegiatan dalam bentuk apapun yang menghadirkan banyak orang baik di tempat umum maupun lingkungan sendiri termasuk lokasi perkebunan.

8. Jika terjadi peristiwa duka, maka segala bentuk acara/kegiatan diatur oleh Pemerintah dengan mempertimbangkan waktu, tempat, pelaksanaan se-efisien mungkin dan menghindari kerumunan warga masyarakat.

9. Masyarakat wajib mempedomani dan melaksanakan Maklumat Kapolri No: Mak/2/11/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (COVID-19) serta Himbauan Pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran Virus COVID- 19.

10. Bagi masyarakat yang tidak mematuhi Maklumat ini akan diberikan tindakan tegas oleh Pemerintah dan Petugas Keamanan.

“Banyak aspirasi masyarakat yang mengatakan sebaiknya Kota Bitung  melakukan “Lockdown” dan menutup pintu masuk ke Kota Bitung. Namun Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sulut dan Pemerintah Kota Bitung tidak gegabah untuk mengambil Keputusan. Atas kajian dan pertimbangan yang mendalam dalam hal antisipasi  pencegahan penyebaran Covid -19  termasuk juga faktor-faktor lain untuk keberlangsungan hidup masyarakat serperti ketersediaan bahan pangan/logistik untuk masyarakat, Pemkot Bitung melakukan intruksi Pemerintah Pusat untuk tidak melakukan penutupan tetapi pembatasan saja bagi orang yang masuk Kota Bitung” ujar Lomban.

Lomban menambahkan, dalam melakukan pembatasan ini, Pemkot Bitung menerapkan protokol kementerian kesehatan untuk memeriksa setiap warga yang masuk ke Kota Bitung, agar baik warga pelaku perjalanan maupun seluruh masyarakat Kota Bitung terlindungi dari ancaman Virus Corona.

“Dengan sangat saya minta agar warga selalu mentaati himbauan pemerintah untuk tetap jaga jarak ketika berkomunikasi dengan siapapun dan dimanapun (social dan phisical distancing), rajin cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, makan makanan bergisi untuk menguatkan imun tubuh dan tetap tinggal di rumah. Kalau ada hal yang sangat mendesak dan terpaksa keluar rumah, gunakanlah masker. Kami sangat mencintai masyarakat Kota Bitung dan tak ingin seorang pun terjangkiti Virus ini. Jika kita sadar, kita taat dan kita patuh berarti kita menjaga keselamatan bersama” pungkas Lomban

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here