Lahirkan Berbagai Program Inovatif, TP PKK Bitung Suport Penuh Pemerintah Cegah Covid-19

0
125

Bitung, FaktaSulut.com, – Berbagai program inovatif terus  dilakukan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP- PKK) Kota Bitung dalam upaya mengantisipasi dan mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Kota Bitung. Organisasi Wanita resmi sesuai undang-undang ini  terus memberi suport penuh kepada Pemerintah Kota Bitung dengan program-program yang sangat dibutuhkan saat ini diantaranya pembuatan APD  Pelindung Wajah, Pembuatan Masker Kain dan turut mensosialisasikan Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS).

Satu program penting yang saat ini digalakkan Pemerintah Kota Bitung, Lumbung Pangan Berbasis Keluarga dan Kelurahan,  ternyata lahir dari ide Ketua TP PKK Kota Bitung yang dimatangkan bersama oleh para pengurus dan disampaikan ke Pemerintah Kota Bitung. Ide brilian ini ditanggapi positif Pemerintah Kota Bitung dengan langsung mengadakan kerjasama deng TP PKK Kota Bitung dan segenap instansi terkait untuk mencanangkan program tersebut. Program ini ditujukan untuk mengantisipasi dampak pademi Covid-19  dalam hal ketersediaan pangan jika wabah ini berlangsung dalam waktu yang relatif lama. Ternyata setelah Kota Bitung  mulai menerapkan  program ini, gerakan menanam ini juga mulai disosialisasikan oleh para Menteri Kabinet dalam Rakor Kepala Daerah se Indonesia melalui video confrence pekan ini.  

Pembuatan APD Pelindung Wajah

Ketua TP-PKK Kota Bitung yang juga adalah Ketua PMI Kota Bitung, Ny. Khouni Lomban Rawung, mengatakan dalam pencegahan Covid-19 ini, pihaknya  terus mengedukasi masyarakat mulai dari kedisiplinan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak minimal 2 meter dan berbagai PHBS lainnya sesuai himbauan pemerintah. “PKK bersama Pemkot mencanangkan program Lumbung Pangan Kota Bitung yaitu program pemanfaatan halaman, pekarangan dan lahan tidur dengan menanaminya dengan tanaman pangan seperti jagung, sinkong, Talas, ubi jalar,  pisang, Baritos (bawang, rica, tomat, sayur) dan lainnya,” ujar Rawung.

Terkait dengan pembuatan masker dari bahan kain, TP-PKK Kota Bitung telah menyiapkan kain dan menggandeng para penjahit di daerah ini untuk kerjasama dalam pembuatan masker. “Kami menyiapkan dan mengusahakan bahannya,  yang kemudian di jahit oleh tukang jahit. Setiap  masker yang telah selesai dibuat oleh tukang jahit kami  beli lagi dengan harga Rp.3000 sampai Rp.5000, untuk selanjutnya dibagikan ke masyarakat. Selain membantu masyarakat umum, kami yakin ini juga  membantu para tukang jahit dengan memberikan uang tambahan sambil turut terlibat dalam kegiatan kemanusiaan,” tandas Rawung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here