Pemkot Bitung Gerak Cepat Salurkan Bantuan 24 Ribu Keluarga

0
23

Dipimpin langsung  Walikota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban, jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung bergerak cepat dalam memberikan bantuan sembako. Tak tanggung-tanggung, Lomban segera menginstruksikan jajarannya untuk segera menyalurkan  bantuan untuk 24 ribu Kepala Keluarga (KK) masyarakat Kota Cakalang yang benar-benar terdampak Covid-19.

Diketahui, bantuan sembako bagi para pekerja yang terdampak Covid-19 di Kota Bitung sudah mulai disalurkan sejak pekan lalu, yang diberikan secara simbolis oleh Wali Kota sekaligus melepas bantuan-bantuan tersebut.

Lomban mengatakan, akibat penetapan social distancing, banyak masyarakat yang kemudian tidak mempunyai penghasilan, apalagi lagi bagi mereka yang menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atau sementara dirumahkan karena Covid-19 ini. “Walaupun tak seberapa, kiranya bantuan ini dapat membantu  masyarakat Kota Bitung  di tengah ancaman virus Corona saat ini,” ujarnya.

Lomban menambahkan, bantuan tersebut harus tepat sasaran, dan mekanisme penyalurannya tidak boleh salah, apalagi sampai mengumpulkan warga untuk menerima bantuan. “Kepada pemerintah yang ada di kecamatan dan kelurahan hingga  Pala dan RT,  salurkanlah  bantuan ini sebagaimana mestinya, tidak boleh ada kumpul-kumpul” pesan Lomban, sembari menambahkan agar masyarakat tetap jaga jarak, hindari perkumpulan dan di rumah saja.

Walikota Max J Lomban saat menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga masyarakat

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rudy Wongkar membenarkan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung telah menyiapkan bantuan sembako untuk 24 ribu KK. “Untuk tahap awal ini ada sebanyak 16.530 ribu bantuan yang sementara disalurkan berdasarkan data yang kami ambil dari Dinsos, Dishub dan Disnaker, dan untuk tahapan selanjutnya masih sementara didata. Jadi saat ini sementara penyaluran tetapi juga sementara dilakukan pendataan untuk yang belum terdata,” beber Wongkar.

Menindaklanjuti arahan Pak Walikota, maka mekanisme penyaluran bantuan ini akan diserahkan oleh pemerintah kelurahan didampingi pemerintah kecamatan. Ada warga  yang diundang satu-satu untuk menerima bantuan di Kantor Lurah, ada juga yang langsung diantar ke rumah warga.

“Masih ada hampir delapan ribu bantuan yang  sedang disiapkan oleh Pemkot. Untuk itu bagi yang merasa benar-benar terdampak dan belum menerima kiranya dapat segera menghubungi pemerintah kelurahan setempat, bukan curhat di medsos,” ujar Wongkar sambil tersenyum.

Wongkar menegaskan, jika ada masyarakat yang benar-benar terdampak, seperti para pekerja informal, apalagi bagi mereka yang menjadi korban PHK atau pekerja yang untuk sementara dirumahkan karena Covid-19 pasti akan mendapatkan bantuan ini. “Bantuan sementara kami salurkan sesuai dengan mekanisme dan aturan yang ada, tidak pilih-pilih kasih dan sangat transparan, sesuai arahan Pak Wali Kota. Untuk itu saya mengajak kepada kita semua masyarakat Kota Bitung untuk saling mendukung, saling mendoakan dan bukan sebaliknya,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here