Walikota Tomohon buka kegiatan Pelatihan Bela Negara

0
39

Tomohon, FaktaSulut.Com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tomohon menggelar kegiatan Pelatihan Bela Negara yang dilaksanakan di Homestay, Kamis (05/03/2020).

Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak, CA membuka secara langsung Kegiatan Bela Negara ini, dalam sambutannya mengatakan Kegiatan Bela Negara ini merupakan salah satu program penguatan rasa kebangsaan bagi anak-anak negeri sebagai simbol perjuangan bangsa.

Sebagai pemicu jiwa militansi untuk menghalau segala upaya yang akan merusak rasa persatuan, kebersamaan di tengah-tengah keberagaman, dan tetap memupuk jiwa nasionalis untuk mencapai masyarakat adil dan makmur berdasarkan pancasila dan undang-undang dasar 1945.

Pelatihan Bela Negara yang dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mempertebal patriotisme atau cinta terhadap tanah air.

Seiring dengan derasnya arus informasi, komunikasi, dan kemajuan berdemokrasi serta perubahan nilai-nilai kejuangan, nilai-nilai luhur budaya, dan kesetiakawanan sosial.

Patriotisme saat ini atau cinta negeri, bukan lagi berperang dengan mengangkat senjata seperti pada masa perjuangan merebut kemerdekaan secara fisik, tetapi patriotisme diartikan sebagai cinta tanah air, negara, dan bangsa dengan mengaktualisasikan, menjauhkan tindakan yang dapat merugikan persatuan dan solidaritas sesama anak bangsa.

Dalam rangka inilah pengertian bela negara harus ditempatkan pada cara dan sikap membela kepentingan sesama sebagai sesama anak bangsa.

Pancasila sebagai ideologi bangsa bergantung pada tiga dimensi, yakni dimensi realita, dimensi fleksibilitas, dan dimensi idealisme. Pancasila merupakan suatu ideologi terbuka, yang artinya ideologi yang dapat beradaptasi dengan ideologi lain.

Dan juga Pancasila merupakan jiwa, kepribadian, dasar negara, sumber hukum, perjanjian luhur, pandangan hidup, dan cita-cita bangsa yang harus selalu dijunjung demi persatuan NKRI.

Tujuan pelatihan Bela Negara adalah untuk meningkatkan wawasan kebangsaan, rasa memiliki, bertanggung jawab, dan mengambil bagian bagi terselenggaranya kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Perlu diingat Indonesia adalah negara besar dengan potensi yang dimilikinya. Antara lain jumlah penduduk yang banyak, yakni ± 269 juta jiwa dengan berbagai latar belakang suku, agama, ras, golongan, budaya, dan adat istiadat.

Dalam materi Jilly G. Eman menyampaikan secara literal cinta tanah air dapat diartikan sebagai sikap peduli dan bangga terhadap bangsanya sendiri.

Dalam pengertian lain cinta tanah air merupakan perasaan suka dan senang yang muncul dari dalam hati seseorang kepada bangsa dan tanah airnya dengan tulus dan murni tanpa ada unsur-unsur yang memaksa.

Rasa cinta ini sering mendorong seseorang untuk berbuat dan melakukan sesuatu dengan ikhlas dan tanpa pamrih untuk kebaikan dan kemajuan bangsa yang ia cintai, dalam hal ini bangsa Indonesia.

Bentuk cinta tanah air diantaranya dengan aktif dalam pembangunan nasional, tekun belajar menggapai cita–cita yang kelak bermanfaat bagi orang banyak, melestarikan kebudayaan, menjaga kelestarian lingkungan, hidup rukun dan harmonis, menjaga keamanan dan ketertiban dan banyak lagi hal-hal positif yang bisa kita lakukan sebagai bentuk pengaktualisasian cinta tanah air.

Narasumber pada kegiatan ini Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir. Harold V. Lolowang, MSc, Danramil Tomohon Kap. Inf. Sulistyo, Ketua Karang Taruna Kota Tomohon Jilly G. Eman, SE, MM, Ketua LPM Kota Tomohon Dr. Rooije Rumende, S.Si. M.Kes.

Turut dihadiri oleh Kaban Kesbangpol Ronny Lumowa, S.Sos, MSi. Peserta berasal dari Insan Pers, LPM, Pelajar/Mahasiswa, Forum Pembauran Kebangsaan Kota Tomohon.

(DD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here